Warga Barito Utara, Usulkan Kedua Paslon Terdiskualifikasi Untuk Buat MoU Damai, Lalu Audit, Penggunaan Anggaran 3 Kali Penyelenggaraan Pilkada Yang di Gunakan Oleh Penyelenggara, Juga Rawannya Mobilisasi Pemilih Dari Luar

Ilustrasi Pemantauan Penggunaa Dana Pilkada Daerah (Foto : Google.com)

FAKTA KALTENG – Pilkada Barito Utara 2025, mungkin hanya satu – satunya daerah yang semua Pasangan Calon Bupati dan Wakil Bupatinya (Cabup – Cawabup) sebelumnya yang mendapatkan Putusan di diskualifikasi (dijatuhkan) oleh Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI) pada, Rabu 14 Mei 2025 lalu.

Seorang warga Barito Utara, sebut saja Bang Kurik, melalui Faktakalteng.id menyampaikan aspirasi serta pendapat, juga pandangannya. Sabtu 17 Mei 2025.

Abang Kurik sapaan akrabnya, kepada Faktakalteng.id menyampaikan bahwa, “Saya hanya ingin sampaikan aspirasi saja, bagaimana jika kedua paslon yang telah di diskualifikasi oleh MK – RI kemarin, membuat Memoar of Understanding (MoU) yang di fasilitiasi oleh pihak Pihak keamanan khususnya, TNI – Polri yang selama ini bertugas dan bertanggung jawab dalam menjamin keamanan Pelaksanaan Pilkada Barito Utara, dengan aman, lancar dan tertib. Dan kita warga Barut, patut memberikan apresiasi kepada seluruh pihak dan mengucapkan terimakasih atas pengabdian, dedikasi mereka kepada Barito Utara selama ini, Pilkada kita berjalan dalam situasi yang aman dan kondusif, khususnya Kepada Pemkab Barito Utara, Kapolda Kalteng dan Kapolres Barut beserta seluruh personelnya yang aktif berperan mengamankan selama pelaksanaan Pilkada Barut meski dua kami mengalami kegagalan’, juga kepada seluruh pihak TNI yang terlibat, juga KPUD Barut dan Gakkumdu Barut, “Kata abang Kurik berterimakasih mengapresiasi.

Kemudian Abang Kurik, mengungkapkan aspirasinya, meminta KPK RI dan pihak Pemerintah Pusat dan lembaga – lembaga kemasyarakatan ikut memantau penggunaan anggaran dana Pilkada di daerah Barut yang telah digelontorkan sebanyak 2 kali sebelumnya, namun Pelaksanaan Pilkadanya itu kita anggap gagal total. Tidak ada satupun paslon yang terpilih’ dan semuanya gagal. Dan Dana Pilkada yang dikeluarkan menjadi percuma. Terakhir dalam waktu dekat Pemerintah Barut akan menggelontorkan kembali Dana untuk Pilkada ke – 3. Jadi biaya penyelenggaraan untuk Pilkada Barut sangatlah besar sekali menggunakan uang APBD Barut, siapa saja yang menggunakkan anggaran itu, dan alirannya kemana – saja anggaran itu di pakai, “Bebernya.

Selanjutnya, bang Kurik juga menambahkan, prediksinya terkait kerawanan mobilisasi masa pemilih dari luar daerah yang datang dalam Pilkada Barut yang diperkirakan akan dilaksanakan pada bulan Agustus 2025 mendatang.

“Karena wilayah Kabupaten Barut, akan melaksanakan Pilkada tidak berbarengan lagi dengan daerah – daerah lain, di khawatirkan praktek mobilisasi masa pemilih yang akan memilih dari luar daerah yang akan diarahkan memilih untuk memenangkan salah satu kandidat Paslon tertentu nantinya. Kalau tidak salah, itu kewenangan Dinas kependudukan dan Pol – PP ya…?! untuk mendata dan memeriksa para warga pendatang. Juga yang menjadi perhatian kita bersama, dengan banyaknya warga pendatang baru di Barito Utara, bisa saja mudah memicu konflik sosial dan meningkatnya angka kriminalitas yang semakin kompleks didaerah kita ini, “Sampai bang Kurik dengan nada serius kepada Faktakalteng.id.

Kabupaten Barito Utara, adalah daerah yang termasuk cantik dan menjanjikan bagi para warga pendatang ataupun perantau uang ingin mengadu nasibnya.

“Saya sebagai warga Muara Teweh, menginginkan supaya adanya suatu Regulasi yang jelas dan tegas yang diterapkan oleh Pemerintah daerah Barito Utara tentang kependudukkan tentang mengantisipasi warga pendatang, dengan dilakukannya razia KTP, sebelum Pilkada dilaksanakan pada pemukiman – pemukiman yang terdeteksi menjadi tempat bermukimnya warga pendatang atau banyaknya perantau di Barito Utara tinggal, dengan melibatkan Dinas Kependudukkan, Satpol – PP, TNI – Polri dan juga pihak terkait. Agar kedepannya Pemilih dalam Pilkada Barut adalah murni suara warga Barito Utara yang sebenarnya. Dengan memilih Calon pemimpin yang berkualitas dan berkompetensi untuk kesejahteraan Barito Utara nantinya dan Fenomena“Politik Uang”tidak terulang kembali di daerah kita ini, juga saya salut kepada Faktakalteng.id beritanya Update dan selalu Objektif berdasarkan fakta – fakta yang aktual dan benar. “Tutup Bang Kurik mengapresiasi, dengan penuh harapan mengakhiri wawancara bersama Faktakalteng.id.(Van).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *