Akhirnya Ketua Bawaslu Barut, Mau Bicara Terkait Dugaan Politik Uang. Bawaslu Nantikan’ Gelombang Masa Besar

FAKTA KALTENG – Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, Adam Parawansa. Akhirnya mau berbicara kepada masa pendukung Paslon Cabup – Cawabup No.01 Gogo – Helo dihalaman Kantor Bawaslu Barito Utara, setelah kantor Bawaslu Barut digeruduk ratusan pendukung paslon Gogo – Helo yang meminta kepastian proses hukum dugaan politik uang oleh beberapa terduga Timses paslon Cabup – Cawabup No. 02, Akhmad Gunadi Nadalsyah – Sastra Jaya atau AGI SAJA yang diciduk oleh warga dan pihak GAKUMDU Barut kemarin dirumah salah satu warga Muara Teweh, Jumat 14 Maret 2025 kemarin.

Ketua Bawaslu Barut, Adam Parawansa dihadapan ratusan masa pendukung Gogo – Helo, menyatakan, “Kami Tim GAKUMDU meminta waktu selama lima hari, untuk mempelajari, serta melengkapi berkas dan bukti. Apakah kejadian tersebut merupakan pelanggaran Pemilu atau tidak, ” Tutur Adam dihadapan ratusan Pendukung Paslon 01. Sabtu 15 Maret 2025

Kemudian Adam juga menambahkan, Kami minta rekan – rekan bisa memberikan ruang agar kami dapat melaksanakan tugas, tanpa tekanan yang akan memperlambat dan menghambat proses pemeriksaan kami yang sedang berjalan ini, ” Kata Adam

Selanjutnya Ketua Bawaslu Barut tersebut, menyampaikan, “Dari hasil pemeriksaan kami, berkembang yang tadinya kami memintai keterangan kepada 9 orang, kini berkembang menjadi 18 orang yang kami periksa untuk dimintai keterangannya, “Tutup Adam mengakhiri keterangan singkatnya kepada masa yang hadir.

Di sisi lain, Koordinator Aksi Damai tersebut. Di antara ratusan pendukung Paslon Gogo – Helo, Suria Baya, yang didampingi Syalimudin Mayasin, Malik Mulyawan, juga Ruthutman, serta Hison, juga Wardatun Noorjamilah yang mengikuti aksi Damai tersebut di depan kantor Bawaslu Barut.

Suria Baya (SBY) menyatakan, “Kami juga meminta pihak GAKUMDU khususnya Bawaslu bisa melaksanakan Fungsinya dengan benar dan profesional, agar diperoleh kepastian hukum yang benar – benar adil kepada Paslon kami Gogo – Helo. Jangan dugaan pelanggaran tersebut dipolitisir dan dimain-mainkan yang nantinya menjadi Blunder. Saya minta kebenaran harus ditegakkan’ karena kebenaran akan selalu menang, “Tegas SBY sapaan akrabnya mengingatkan.

Syalimudin Mayasin juga menimpali bahwa, “Baik kami berikan kesempatan GAKUMDU khususnya pihak Bawaslu untuk bisa mempelajari dan menyimpulkan dugaan pelanggaran Politik Uang tersebut oleh para terduga Timses paslon 02, Jika hal tersebut tidak diakomodir dengan baik dan serius oleh Bawaslu, maka pada hari Senin, 17 Maret 2025. Kami akan datang kembali dengan jumlah masa yang lebih banyak dari pada kali ini ke Bawaslu. Kami mau memberikan kelonggaran kepada pihak Bawaslu karena Ketua Bawaslu mau menemui dan menjelaskan kepada kami, pada hari ini. Soal perkembangan prosesnya kepada kami, ” Ungkap Syalimudin Mayasin kepada Faktakalteng.id

Setelah disepakati dengan difasilitasi oleh Kapolres Barut melalui KabagOps Kompol Masriwiyono, akhirnya disepakati pihak Bawaslu mau menerima enam orang Tim perwakilan paslon 01 Gogo – Helo untuk bernegosiasi dan berkoordinasi terkait perkembangan proses dugaan Pelanggaran politik Uang tersebut sampai dimana progresnya.

Setelah sekitar 1,5 jam berkoordinasi di dalam, akhirnya para Perwakilan Tim 01 itu menyampaikan agar masa pendukung paslon Gogo – Helo bisa membubarkan diri dengan tertib, karena pihak GAKUMDU khususnya Bawaslu sedang dalam proses  pemeriksaan dan melengkapi Bukti-bukti dugaan pelanggaran Pemilu yaitu Politik Uang yang dilakukan oleh terduga Timses paslon No.02 AGI SAJA apakah merupakan suatu pelanggaran atau tidak. (Van)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *