Stok BBM di Barito Selatan Merosot 50 Persen, Tim Gabungan Pantau Sejumlah SPBU

FAKTA KALTENG– Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Selatan melakukan langkah cepat menyikapi kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) yang terjadi di wilayahnya. Pada Minggu 10 Mei 2026 kemarin.

Tim gabungan terjun langsung memantau kondisi distribusi dan antrean di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Buntok.

​Tim gabungan tersebut terdiri dari Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop), Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta jajaran Polri, yang dipimpin langsung oleh Asisten I Setda Barito Selatan.

​Pasokan Berkurang Drastis
​Berdasarkan hasil pantauan di lapangan, ditemukan fakta bahwa pasokan BBM dari Pertamina mengalami penurunan signifikan.

Stok yang biasanya mencapai 16 Kiloliter (KL), kini merosot menjadi hanya 8 KL. Pemangkasan pasokan sebesar 50 persen inilah yang memicu keterbatasan stok dan berdampak langsung pada masyarakat dalam beberapa hari terakhir.

​Kadis Disperindagkop Barito Selatan, Harmito, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pihaknya tidak akan tinggal diam melihat kondisi ini.

​”Jika memang ada kekurangan pasokan dari Pertamina yang seharusnya 16 KL menjadi hanya 8 KL, kami akan segera merekomendasikan kepada pihak Pertamina untuk menambah kembali kekurangan tersebut,” ujar Harmito saat memberikan keterangan resmi di Buntok.

​Temuan Kendaraan Mati Pajak
​Selain memantau distribusi, tim gabungan juga menyoroti antrean kendaraan yang mengular panjang, salah satunya di SPBU Jalan Pahlawan, Buntok.

Dalam pemeriksaan tersebut, petugas menemukan sejumlah kendaraan dengan dokumen surat-menyurat yang sudah tidak berlaku, termasuk pajak STNK yang mati.

​Imbauan Kamtibmas
​Di tempat yang sama, Polres Barito Selatan melalui bagian Reskrim juga memberikan imbauan tegas kepada para pengendara dan operator SPBU.

Pihak kepolisian meminta masyarakat untuk tetap tertib dan tidak melakukan tindakan melanggar hukum.

​”Masyarakat diimbau agar tidak melakukan penimbunan BBM dan belilah sesuai dengan kebutuhan,” ungkap perwakilan Polres, Rasikun.
​Hingga kegiatan pemantauan berakhir, situasi di sejumlah titik SPBU terpantau aman, lancar, dan kondusif, meskipun antrean masih terlihat cukup panjang.(MYD)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *