Suria Baya Pertanyakan Pemadaman Serentak, Siap Galang Massa Demo ke PLN

FAKTA KALTENG– Tokoh Besar Dayak di Barito Utara, Kalimantan Tengah. Suria Baya, mempertanyakan terjadinya pemadaman listrik yang berlangsung hampir bersamaan di berbagai daerah di Indonesia oleh PT PLN dan itu menjadi keluhan masyarakat. Kamis 2 Juli 2026.

Menurutnya, kondisi tersebut menimbulkan tanda tanya besar di tengah masyarakat kita, mengapa pemadaman ini terjadi secara hampir serentak di rata-rata daerah.

“Pemadaman listrik ini dilakukan secara bersamaan di berbagai daerah. Apakah ini memang sebuah trend yang sengaja dilakukan oleh manajemen PLN secara berjamaah di setiap daerah dengan berbagai alasan dan dalih atau bagaimana itu ??! Gas LPJ naik, kami diam, BBM naik kami diam, sekarang Listrik padam bergiliran masa kami hanya diam ??! Masyarakat berhak mendapatkan pelayanan yang Prima dan mendapat penjelasan yang transparan dan masuk akal dari pihak PLN,”tegas Suria Baya.

Ia menilai pemadaman listrik yang terus berulang telah merugikan masyarakat, mengganggu aktivitas ekonomi, pelayanan publik, hingga dunia usaha.

Karena itu, Suria Baya mengaku saat ini tengah berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk mengakomodir massa menggelar aksi damai di Kantor PLN sebagai bentuk penyampaian aspirasi secara lisan dan tulisan sesuai dengan perundang-undangan.

“Hal ini cukup memalukan sekali. Daerah kita Barito Utara, merupakan salah satu pemasok besar energi listrik ke daerah lain, tetapi masyarakat Barito Utara justru ikut merasakan dampak pemadaman listrik yang berkepanjangan kan’ cukup memalukan itu. Kondisi ini tidak boleh terus dibiarkan berlarut-larut dan sangat merugikan pelanggan,” ujarnya.

Suria Baya mendesak PLN memberikan penjelasan terbuka mengenai penyebab pemadaman, langkah penanganan, serta yang utamannya adalah kepastian kapan pelayanan listrik dapat kembali stabil dan normal kembali.

Ia menegaskan aksi yang direncanakan bertujuan mendorong adanya solusi nyata, agar pihak PLN benar-benar bisa sesegera mungkin menyelesaiakan persoalannya yang dinilainya di lakukan secara sengaja dan berjamaah, dan rencana aksinya itu bukan untuk menciptakan konflik, tetapi menuntut hak masyarakat sebagai pelanggan berkaitan dengan pelayanan pihak PLN.

Hingga berita ini di naikkan, belum ada tanggapan resmi dari pihak PLN terkait pernyataan Suria Baya maupun kapan rencana aksi yang akan dilakukan.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *