Faktakalteng.id – Peran perempuan dalam menjaga ketahanan pangan keluarga dinilai semakin penting di tengah berbagai tantangan ekonomi dan kebutuhan rumah tangga yang terus berkembang. Karena itu, pemberdayaan perempuan melalui pemanfaatan lahan pekarangan dan perkebunan perlu terus diperkuat.
Hal tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Utara, Ny. Hj. Maya Savitri Shalahuddin, saat mengajak kaum perempuan untuk lebih aktif memanfaatkan potensi lahan di sekitar rumah sebagai sumber pangan yang sehat, mandiri, dan berkelanjutan.
Menurut Maya Savitri, perempuan memiliki posisi strategis dalam mengatur kebutuhan keluarga, termasuk memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi seluruh anggota rumah tangga.
“Perempuan memiliki peran yang sangat besar dalam ketahanan pangan keluarga. Melalui pemanfaatan lahan pekarangan maupun lahan perkebunan, kebutuhan sehari-hari dapat dipenuhi secara mandiri dan lebih sehat,” ujarnya, Senin 12 Januari 2026.
Ia menjelaskan, pemanfaatan lahan pekarangan tidak hanya berdampak pada pemenuhan kebutuhan konsumsi rumah tangga, tetapi juga berpotensi menjadi sumber pendapatan tambahan apabila dikelola secara optimal.
Berbagai komoditas seperti sayuran, tanaman obat keluarga, buah-buahan hingga hasil perkebunan dapat memberikan manfaat ekonomi sekaligus mendukung pola hidup sehat bagi keluarga.
“Jika dikelola dengan baik dan berkelanjutan, hasil dari pekarangan maupun kebun keluarga tidak hanya mencukupi kebutuhan pangan, tetapi juga bisa membantu meningkatkan ekonomi rumah tangga,” katanya.
Maya Savitri juga mengajak seluruh kader PKK hingga tingkat desa dan kelurahan untuk terus mengembangkan inovasi dalam bidang pertanian rumah tangga. Menurutnya, gerakan pemanfaatan lahan pekarangan harus menjadi budaya yang tumbuh di tengah masyarakat sebagai bagian dari
upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
Langkah tersebut, lanjutnya, sejalan dengan komitmen TP PKK Kabupaten Barito Utara dalam meningkatkan kesejahteraan keluarga melalui pemberdayaan perempuan dan penguatan kemandirian pangan dari tingkat rumah tangga.
Dengan keterlibatan aktif kaum perempuan, ketahanan pangan keluarga diyakini akan semakin kuat, sekaligus membuka peluang peningkatan ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat Barito Utara.(Van)

