Dalam Upacara HUT Bhayangkara Ke-80, Bupati Shalahuddin Tegaskan Pesan Presiden. “Polri Harus Selalu Hadir untuk Rakyat”

Oplus_16908288

FAKTA KALTENG – Suasana Arena Terbuka Tiara Batara terasa khidmat saat di gelarnya Upacara HUT Bhayangkara Ke-80 di Kota Muara Teweh, Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Pada Rabu 1 Juli 2025.

Di saat Pemerintah Kabupaten Barito Utara bersama Polres Barito Utara menggelar Upacara Peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Dengan mengusung tema “Polri untuk Masyarakat”, peringatan tahun ini menjadi moment penting memperkuat komitmen Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, ST., MT., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara.

Sementara Perwira Upacara dijabat Kabag Ops Polres Barito Utara Kompol Perdhana Mahardika, Komandan Upacara Iptu Ade Sumarna, S.Sos., M.AP., serta pengucap Tribrata Ipda Riyanto.

Rangkaian upacara berlangsung tertib dan penuh semangat kebangsaan.

Dalam amanat Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto yang dibacakan Bupati Shalahuddin, ditegaskan bahwa tema “Polri untuk Masyarakat” bukan hanya slogan, melainkan jati diri sekaligus kompas moral bagi seluruh anggota Polri agar senantiasa hadir, bekerja, melindungi, dan mengabdi demi kepentingan rakyat, bangsa, dan negara.

Presiden Prabowo Subianto melalui amanatnya juga menyampaikan enam pesan penting kepada jajaran Polri.

Di antaranya menjaga kepercayaan masyarakat sebagai kekuatan utama institusi, selalu dekat dengan rakyat melalui pelayanan yang humanis, menegakkan hukum secara adil tanpa pandang bulu, serta berani membela kebenaran dan melindungi masyarakat yang lemah.

Selain itu, Polri juga didorong untuk terus meningkatkan profesionalisme melalui penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi, termasuk pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI), memperkuat sinergi dengan TNI, pemerintah, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, media, dan seluruh elemen masyarakat, serta tidak pernah berhenti melakukan pembenahan internal demi mewujudkan institusi yang semakin modern dan dipercaya publik.

Upacara tersebut dihadiri Kapolres Barito Utara AKBP Singgih Febiyanto, Wakil Bupati Felix Soenadi Y. Tingan, Dandim 1013/Muara Teweh Letkol Inf. Nurwahid, Kepala Kejaksaan Negeri, Ketua Pengadilan Negeri, Sekretaris Daerah Barito Utara, serta unsur Forkopimda, para kepala perangkat daerah, pejabat utama Polres Barito Utara, organisasi kemasyarakatan, serta tokoh-tokoh adat Dayak.

Peringatan Hari Bhayangkara ke-80 di Barito Utara menjadi simbol kuatnya sinergi antara Polri, pemerintah daerah, TNI, dan seluruh komponen masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan, ketertiban, serta mendukung pembangunan daerah yang aman, kondusif, dan berkelanjutan.

Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80 ini, diharapkan Polri semakin profesional, presisi, dan dicintai masyarakat.

Semangat “Polri untuk Masyarakat” diharapkan terus diwujudkan dalam setiap pelaksanaan tugas, sehingga kehadiran Polri benar-benar memberikan rasa aman, keadilan, dan kepastian hukum bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *