Pemkab Kapuas Dukung Ekspedisi Rupiah Susur Sungai untuk Jangkau Wilayah Terpencil

FAKTA KALTENG – Pemerintah Kabupaten Kapuas memberikan apresiasi atas pelaksanaan Ekspedisi Rupiah Susur Sungai Kalimantan yang berlangsung di Pelabuhan Danum Are. Kegiatan ini dinilai sebagai langkah strategis dalam menjangkau wilayah terpencil sekaligus memastikan ketersediaan uang layak edar, khususnya di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar).

Sambutan Bupati Kapuas dalam kegiatan tersebut disampaikan oleh Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (EKP), Drs. Septedy, M.Si. Ia mengungkapkan bahwa masih terdapat sejumlah wilayah di Kabupaten Kapuas yang tergolong terpencil menurut Bank Indonesia, sehingga membutuhkan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Menurutnya, faktor keterpencilan tersebut harus diatasi secara bertahap. Jika disebabkan oleh keterbatasan akses jalan, maka pembangunan infrastruktur menjadi prioritas. Sementara itu, apabila kendala terletak pada sarana transportasi, pemerintah juga memiliki tanggung jawab untuk menghadirkan fasilitas pendukung.

Ia menegaskan bahwa berbagai masukan yang diperoleh dari kegiatan ini akan menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan pelayanan serta mempercepat pembangunan di wilayah terpencil.

Dalam kesempatan yang sama, Pemerintah Kabupaten Kapuas juga menyampaikan penghargaan kepada Bank Indonesia Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan, serta TNI Angkatan Laut atas sinergi yang terjalin dalam menyukseskan ekspedisi tersebut.

“Kegiatan ini mencerminkan kehadiran negara secara nyata di tengah masyarakat. Ekspedisi Rupiah memiliki peran penting dalam menjaga kedaulatan mata uang serta memastikan ketersediaan Rupiah di seluruh wilayah,” ujarnya.

Selain menyediakan layanan penukaran uang layak edar, kegiatan ini juga menghadirkan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menjaga dan menggunakan Rupiah dengan bijak. Sosialisasi program Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah serta pengenalan digitalisasi sistem pembayaran turut menjadi bagian dari agenda, guna mendorong transaksi ekonomi yang lebih modern dan efisien.

Tak hanya itu, kegiatan juga diramaikan dengan pasar murah, edukasi sosial, hingga layanan pemeriksaan kesehatan gratis bagi masyarakat setempat.

Menutup sambutannya, Pemerintah Kabupaten Kapuas menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dengan Bank Indonesia dan seluruh pemangku kepentingan dalam mendorong pemerataan pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Semoga kegiatan ini memberikan manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat,” tutupnya.(DRJ)

Sumber: Diskominfosantik Kabupaten Kapuas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *