
FAKTA KALTENG – Seorang wakil rakyat yang merupakan Legislator DPRD Barito Utara dari Partai Gerindra yang kritis dan terkenal perduli keadaan nasib masyarakat Bariro Utara, Kalimantan Tengah ini. DR H Tajeri telah menyuarakan aspirasinya kepada Faktakalteng.id, melalui aplikasi (Sosmed) Whatapp, Minggu, 04 April 2025
DR H Tajeri yang bisa disapa akrab Faktakalteng.id, dengan sebutan Bang haji ini, menyampaikan. Bahwa, “Saya telah berulangkali melaporkan dan juga menyampaikan keluhan atas rusaknya kondisi jalan Negara di Muara Teweh kepada pihak Kementerian PUPR di Palangka Raya, tetapi responya pihak terkait beralasan’ anggaran tidak ada untuk perbaikan, ” Sampainya.
Selanjutnya DR H Tajeri menyatakan, “Seharusnya jalan Negara Nasional antar propinsi di diwilayah Barito Utara itu, harusnya diperhatikan dan merupakan tanggung jawab Kementerian PUPR Kalteng, yang ada di Palangkaraya, inilah fakta lapangan, apakah menunggu ada musibah yang lebih fatal lagi baru diperbaiki, atau menunggu sampai jalan di daerah kita rusak para dulu baru di perbaiki ??! “Kata Bang Haji, dengan kata yang ironis.
“Saya berharap, dengan adanya beberapa kali kejadian kecelakaan diruas jalan tersebut yang menelan korban jiwa beberapa waktu lalu, Kementerian PUPR wilayah Kalimantan Tengah yang ada di Palangka raya, segera mengambil tindakkan nyata’ dengan memperbaiki langsung jalan nasional, khusus wilayah kabupaten Barito, “Harapannya.
Kejadian ini bukanlah yang pertama, bahkan dirinya, dulu’ juga pernah mengalami, hampir jatuh ke parit karena menghindari lubang dijalan yang cukup besar. Akibat, kondisi jalan yang rusak dan banyak yang berlubang.
“Dan yang lebih ironis lagi, hampir semua perusahaan tambang yang ada di Barito Utara ini, melintas jalan Nasional, karena pernah dulu ada janji, pihak perusahaan – perusahaan akan membuat jalan layang, tapi janji tinggal janji saya. Buktinya sampai sekarang, tak satupun’ ada perusahaan tambang di Barito Utara, yang membuat jalan layang, seperti janjinya dulu, “Beber DR H Tajeri.
Kemudian DR H Tajeri membandingkan. Bahwa, “Di Propinsi tetangga Kalimantan Selatan, semua perusahaan tambang yang melintas jalan Nasional, rata – rata telah membuat jalan layang. Apa bedanya antara jalan Nasional Kalimantan Selatan dan kalimantan Tengah, sama – sama jalan milik negara yang dikelola oleh Kementerian yang sama, ada apa ?!, “Tanya Legislator senior Gerindra di Barito Utara tersebut.
Di Kalimantan Selatan bisa saja tertib, mengapa di Kalimantan Tengah tidak bisa, bingung juga kita memikirkannya, dan inilah Fakta lapangan yang terjadi.
“Semoga dengan adanya insiden tersebut, Balai Besar Bidang jalan dan Pemerintah Pusat, bisa segera mengakomodir aspirasi ini, dengan memperbaiki ruas – ruas jalan Nasional di wilayah Barito Utara yang rusak, silahkan saja. Bila Kepala Balai mau mengecek lapangan langsung, biar jelas’ untuk mengambil langkah segera untuk perbaikannya. “Tutup DR H Tajeri mengakhiri. (Van)




