Gubernur Kalteng, H Agustiar Sabran, pantau dan monitor pelaksanaan langsung, MBG di wilayah Kalteng.(Foto : Antara.com)
FAKTA KALTENG – Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kalimantan Tengah (Kalteng) Reza Prabowo mengatakan, Gubernur Agustiar Sabran sempat memberikan teguran kepada salah satu penyedia Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kabupaten Barito Selatan, Kalimantan Tengah.
“Teguran itu terkait SOP dapur yang dinilai belum sesuai. Surat teguran sedang diproses dan akan di tandatangani oleh Wakil Gubernur,” Jelas Reza dalam keterangan yang diterima di Palangka Raya, Kamis. 02 Oktober 2025. Seperti di lansir dari Antara.com
Kadis Disdik Kalteng akan mendorong evaluasi kembali secara menyeluruh SPPG agar kualitas layanan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan Program Khusus dan Unggulan Presiden Prabowo semakin baik untuk anak Bangsa.
“Kami rekomendasikan agar semua penyedia meningkatkan standar pelayanan. Surat juga akan kami teruskan kepada Badan Gizi Nasional (BGN) untuk di tindak lanjut melalui koordinator wilayahnya masing-masing,” tegas Reza.
Kemudian menanggapi isu yang beredar terkait larangan bagi kepala sekolah untuk mempublikasikan jika terjadi kasus keracunan makanan, dia menegaskan hal itu tidaklah benar.
“Arahan resmi dari Kemendikdasmen justru meminta sekolah mengaktifkan kembali Usaha Kesehatan Sekolah (UKS) di sekolah – sekolah untuk pengawasan kesehatan siswa. Tidak ada larangan publikasi, jadi kita jalankan sesuai kenyataan di lapangan,” jelasnya.
Kadisdik juga memastikan komunikasi dan kerjasama dengan BGN serta penyedia SPPG di daerah sejauh ini berjalan baik. Pihaknya terus berkoordinasi, baik dalam hal data maupun pengawasan.
“Prinsipnya komunikasi kerjasama semua pihak terkait, terjaga dengan baik dan kami sangat mendukung penuh keberlangsungan program ini,” ucapnya.
Lebih lanjut dia menjelaskan, komitmen dalam menjalankan arahan Gubernur Agustiar Sabran terkait pengawasan MBG di sekolah. Laporan evaluasi program tersebut disampaikan rutin setiap minggu menggunakan platform Pena Kalteng.
”Bapak Gubernur menginginkan laporan itu rutin setiap minggu sekali ada di meja beliau. Kami sudah siapkan sistemnya, melalui platform Pena Kalteng semua sekolah bisa mengunggah data menu makanan setiap hari, lalu laporan itu dicetak dan disampaikan secara berkala kepada Gubernur terkait bagai mana progres pencapaian MBG terlaksana di Kalteng,” tambahnya.
Dia menekankan evaluasi rutin tersebut merupakan bentuk fungsi pengawasan pemerintah provinsi sebagaimana arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah daerah turut mengawasi jalannya program MBG.
Meski demikian, Reza mengakui sejauh ini belum ada laporan resmi yang masuk. Selain upaya tersebut, ia mengaku selama kunjungan ke sekolah, ia selalu melakukan pengecekan langsung ke lapangan.
Sumber : https://kalteng.antaranews.com/berita/782269/gubernur-kalteng-tegur-salah-satu-penyedia-sppg




