Suria Baya, Tokoh, dan Ketua Gerdayak Barito Utara.(Foto : Google.com)
FAKTA KALTENG – Tokoh besar di Barito Utara, Kalimantan Tengah, Suria Baya atau om SBY. Yang merupakan Ketua Gerdayak Barito Utara, akhirnya angkat bicara dan sangat mengharapkan sekali pelaku perampokan atau pencurian dengan kekerasan (CURAS) yang terjadi pada Selasa (18/11/2025) sekitar pukul 09.20 WIB seminggu yang lalu bisa di tangkap oleh pihak yang berwajib, karena pelaku masih bebas berkeliaran. Kamis, 27 November 2025.
Om SBY sapaan akrabnya, menyatakan dirinya, “Saya sangat prihatin dan sedih, serta berbelasungkawa atas kejadian yang menimpa seorang ibu lanjut usia yang merupakan pensiunan PNS Pemkab Barito Utara, Monika Surai Abel Pahan (70-an), yang menjadi korban perampokan yang telah terjadi seminggu yang lalu, “Sampainya kepada Faktakalteng.id.
Om SBY mengharapkan pihak yang berwajib segera bergerak cepat dalam mengungkap kasus itu dan menangkap pelaku yang kalau di nilainya sangat kejam dan sadis terhadap korbannya yang telah lansia tersebut.
“Saya, khawatir dengan masih berkeliarannya pelaku perampokan itu, pelaku akan mengulangi lagi perbuatannya di Barito Utara atau juga menambah jauh pelaku dalam melarikan dirinya, sehingga menambah beban kerja pihak yang berwajib dalam mengungkap kasus yang telah terjadi ini, “Kata om SBY
Om SBY, sangat mengharapkan sekali, “Kasus Perampokan yang terjadi, yang menimpa korban Monika Surai Abel Pahan, segera terungkap oleh Penyidik Polres Barut. Dan menurut informasi yang beredar, korban perampokan Monika Surai Abel Pahan telah meninggal dunia, setelah di rawat di RSUD Barito Utara selama seminggu, dan kami mendukung penuh, pihak Penyidik Polres Barut dalam mengungkap kasus ini, “Tutup om SBY saat di wawancarai.
Adapun kronologis kejadian yang berhasil Faktakalteng.id rangkum dari media KaltengOke.com :
Korban Monika Suria Abel Pahan di datangi dan diserang perampok di kediamannya yang beralamat di Jalan Brigjen Katamso Nomor 2, RT 28, Kelurahan Melayu, tepat di depan jalan raya dan bundaran yang memisahkan Jalan Brigjen Katamso dan Jalan Sudirman, Muara Teweh.
Berdasarkan informasi yang dihimpun dari berbagai sumber, pelaku mengambil paksa cincin dan sejumlah perhiasan milik korban. Tidak berhenti di situ, pelaku juga diduga mengancam dan memaksa korban untuk menunjukkan lokasi penyimpanan barang berharga lainnya.
Aksi kekerasan itu menyebabkan korban mengalami luka dan harus mendapatkan perawatan di RSUD Muara Teweh.
Kapolres Barito Utara, AKBP Singgih Febiyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan, membenarkan kejadian tersebut. Ia menyampaikan bahwa kasus curas ini masih dalam tahap penyelidikan.
Menanggapi kabar bahwa terduga pelaku berjenis kelamin perempuan, Ricky menegaskan belum dapat memastikan hal tersebut.
“Kami belum bisa dan belum berani memastikan terduga pelaku perempuan atau laki-laki,” ujar Ricky, Rabu (19/11/2025) sore.
Ia menambahkan bahwa pihak kepolisian tengah bekerja keras dengan mengerahkan segenap sumber daya yang ada, dalam mengungkap kasus ini.**
“Semoga segera cepat terungkap. Nanti kita sampaikan perkembangannya ke rekan-rekan media,” tegasnya dikutip dari SuaraDayak.com. (**)
Sumber : ** https://kaltengoke.com/2025/11/19/curas-di-siang-bolong-perhiasan-pensiunan-pns-di-muara-teweh-dirampas-pelaku/#google_vignette
