FAKTA KALTENG – Baru hari ini tanggal 31 Maret 2026 terekpose sebuah Gebrakan yang Luar Biasa dari Bupati H Shalahudin dalam sebuah langkah progresif untuk memperkuat fondasi spiritual di lingkungan pemerintahan, Bupati Barito Utara, H Shalahudin secara resmi mengeluarkan Instruksi Bupati Nomor 6 Tahun 2026, yang sebenarnya telah berjalan dan bergulir sejak tanggal 25 Maret 2025 beberapa waktu yang lalu.
Kebijakan ini menjadi simbol kebangkitan spiritualitas bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkup Pemerintah Kabupaten Barito Utara.
Instruksi ini menetapkan pelaksanaan kegiatan Shalat Fardhu Maghrib, Isya, dan Subuh berjamaah yang dipusatkan di Musholla Rumah Jabatan Bupati Barito Utara. Langkah besar ini diambil bukan sekadar sebagai rutinitas ibadah, melainkan sebagai strategi transformatif dalam membentuk sumber daya manusia yang religius, berakhlak mulia, dan berwawasan maju.
Visi Besar di Balik Gerakan Berjamaah
Bupati Barito Utara menegaskan bahwa peningkatan iman dan taqwa adalah kunci utama untuk mencetak abdi negara yang sehat, cerdas, dan produktif. Di tengah arus globalisasi dan kemajuan teknologi informasi yang pesat, kekuatan spiritual dianggap sebagai filter utama agar para ASN dan PNS di lingkungan Prmda Barito Utara, akan tetap memiliki integritas tinggi dan mampu bersaing secara kreatif.
”Ini adalah upaya kita bersama untuk mewujudkan sumber daya manusia yang tidak hanya unggul secara intelektual, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual yang kokoh, “Isi dari Intruksi penting Bupati Barito Utara H Shalahudin.
Kebijakan ini melibatkan seluruh lapisan birokrasi, mulai dari Sekretariat Daerah hingga berbagai Dinas dan Badan di Kabupaten Barito Utara.
Berdasarkan jadwal yang telah disusun, setiap instansi mendapatkan giliran untuk melaksanakan ibadah berjamaah, yang dimulai sejak akhir Maret hingga April 2026.
Beberapa poin utama dalam jadwal tersebut antara lain:
Awal Pelaksanaan: Dimulai oleh Sekretariat Daerah pada 25 Maret 2026.
Keterlibatan Menyeluruh: Mencakup 26 instansi, termasuk Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pendidikan, RSUD, hingga Satpol PP dan BPBD.
Kegiatan ini berlangsung secara marathon guna memastikan syiar keagamaan terus bergema di lingkungan pemerintahan secara konsisten.
Harapan Bupati Barito Utara, H Shalahudin, dengan adanya agenda tersebut. Agar dapat membangun kembali Karakter Melalui Rumah Jabatan, Menjadikan Musholla Rumah Jabatan sebagai pusat kegiatan merupakan langkah simbolis Bupati Baroto Utara, untuk mendekatkan pemimpin dengan jajarannya dalam bingkai ibadah.
Hal ini diharapkan dapat mempererat tali silaturahmi antar-ASN dan Pimpinan, sekaligus menciptakan lingkungan kerja yang lebih harmonis dan penuh berkah.
Gebrakan ini diharapkan menjadi percontohan bagi daerah lain dalam upaya mengintegrasikan nilai-nilai religius ke dalam etos kerja pemerintahan, demi mewujudkan Barito Utara yang lebih bermartabat dan religius dan berahlak.(Van).














