Bupati Barito Utara H. Shalahuddin Melalui Kalak BPBD M. Iksan Imbau Warga Waspadai Kemarau dan Karhutla 2026

FAKTA KALTENG  – Memasuki musim kemarau tahun 2026, Bupati Barito Utara, Kalimantan Tengah, H. Shalahuddin, S.T., M.T., melalui Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Barito Utara, M. Iksan, mengimbau seluruh masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat terjadi di sejumlah wilayah Kabupaten Barito Utara. Jumat 17 Juli 2026 kemarin

Imbauan tersebut disampaikan sebagai langkah antisipasi pencegahan terjadinya bencana kabut asap, kerusakan lingkungan, serta dampak kesehatan yang dapat ditimbulkan akibat kebakaran hutan dan lahan (KARHUTLA).

BPBD Barito Utara, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam upaya pencegahan sejak dini, sejalan dengan upaya nasional memperkuat kesiapsiagaan menghadapi musim kemarau dan Bencana Karhutla 2026.

Kalak BPBD Barito Utara, M. Iksan, menegaskan bahwa masyarakat diminta tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melaporkan kepada aparat desa, BPBD, TNI, Polri, maupun instansi terkait apabila menemukan titik api atau indikasi bencana Karhutla.

“Atas arahan Bapak Bupati H. Shalahuddin, kami mengajak seluruh masyarakat Barito Utara untuk bersama-sama menjaga lingkungan. Karena tindakn Pencegahan jauh lebih baik daripada penanggulangan. Mari kita hindari segala bentuk aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran hutan dan lahan,” Imbau M. Iksan yang Faktakalteng.id wawacari di ruang kerjanya.

Ia menambahkan, BPBD Barito Utara terus meningkatkan kesiapsiagaan personel, peralatan, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi potensi karhutla selama musim kemarau.

Memberikan edukasi dan mitigasi kepada masyarakat, akan terus digencarkan. Agar kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan semakin meningkat.

Bupati H. Shalahuddin berharap seluruh masyarakat dapat menjadi garda terdepan dalam menjaga kelestarian hutan dan lahan di Barito Utara.

Menurutnya, keberhasilan mencegah karhutla di Barito Utara, tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.

“Dengan kepedulian dan kebersamaan, kita dapat menjaga Barito Utara tetap hijau, bebas dari kabut asap, serta melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat. Mari bersama-sama wujudkan Barito Utara yang aman, tangguh, dan bebas dari kebakaran hutan dan lahan,”pinta Bupati Barut di sela-sela kegiatannya.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *