Pembebasan Lahan Hampir Tuntas, Bupati Shalahuddin Percepat Wajah Baru Kota Muara Teweh

Oplus_16908288

FAKTA KALTENG – Komitmen Pemerintah Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, dalam mewujudkan Kota Muara Teweh yang lebih modern, tertata, dan nyaman terus dibuktikan.

Bupati Barito Utara, H. Shalahuddin, memastikan proses pembebasan lahan untuk mendukung proyek pelebaran jalan dan pembangunan median jalan kini telah memasuki tahap akhir.

Pernyataan tersebut disampaikan Bupati H Shalahuddin yang waktu itu usai menghadiri Rapat Paripurna III Masa Sidang III DPRD Kabupaten Barito Utara, Senin 20 Juli 2026, didampingi Wakil Bupati Felix Sonadie Y. Tingan dan Sekretaris Daerah Drs. Muhlis, M.AP.

Menurut H. Shalahuddin, sebagian besar proses pembebasan lahan milik instansi vertikal telah selesai sehingga proyek strategis penataan kawasan perkotaan dapat segera direalisasikan.

“Alhamdulillah, untuk proses pada instansi vertikal sebagian besar sudah selesai. Pengadilan Negeri dan Kementerian Agama telah tuntas. Begitu juga BRI tidak ada kendala, tinggal menunggu proses ganti rugi. Sementara Bank Kalteng bahkan telah memberikan persetujuan untuk pembongkaran setelah administrasi diselesaikan,” ujar Bupati kepada awak media.

Sementara itu, untuk lahan milik Kepolisian Republik Indonesia, Bupati menjelaskan seluruh dokumen telah diajukan dan kini tinggal menunggu penyelesaian administrasi di Mabes Polri.

“Suratnya sudah masuk dan saat ini sedang berproses di Mabes Polri. Kita optimistis dalam waktu dekat semuanya dapat diselesaikan,” katanya orang nomor satu di Barito Utara itu.

Bupati menegaskan, proyek pelebaran jalan bukan cuma memperluas badan jalan, tetapi merupakan bagian dari transformasi wajah ibu kota Kabupaten Barito Utara agar semakin representatif sebagai pusat pemerintahan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain mempercantik kawasan perkotaan, pembangunan median jalan yang baru juga dirancang untuk meningkatkan keselamatan dan kelancaran arus lalu lintas.

Median yang ada saat ini dinilai belum memenuhi standar karena menyulitkan kendaraan saat berputar arah dan berpotensi menimbulkan kemacetan.

“Kita ingin Muara Teweh menjadi kota yang lebih indah, tertib, aman, dan nyaman. Penataan median jalan akan mempermudah mobilitas masyarakat, mengurangi kemacetan, sekaligus memberikan wajah baru yang lebih modern bagi kota ini,” tegas Bupati H. Shalahuddin.

Pemerintah Kabupaten Barito Utara memastikan penataan infrastruktur akan terus berlanjut di berbagai titik strategis sesuai kebutuhan pembangunan daerah.

Langkah tersebut menjadi bagian dari visi besar pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperlancar mobilitas masyarakat, serta memperkuat daya saing Muara Teweh sebagai ibu kota Kabupaten Barito Utara yang maju, tertata, dan berkelanjutan, serta menjadikan pembangunan Barito Utara, dapat bersaing dengan daerah lainnya.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *