
Foto ilustrasi persentase pemilih dalam PSU ke -3 Barito Utara yang menurun drastis.
FAKTA KALTENG – Dengan tersisanya waktu 34 hari lagi, menjelang Pilkada Pemungutan Suara Ulang (PSU) ke – 3 di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah. Dengan upaya yang lumayan keras kedua Paslon Calon Bupati dan Calon Wakil Bupati (Cabup – Cawabup), pasangan No.Urut 01 Shalahudin – Felix maupun Pasangan No.02 Jimmy – Inri yang gencar melakukan kampanye ke desa – desa dan kecamatan, sebelum dilaksanakannya agenda tahapan “Debat Kandidat” serta menjelang masa akhir kampanye yaitu kampanye akbar, masing – masing Paslon tersebut.
Hal tersebut, menjadi perhatian yang Serius seorang warga Barito Utara. Yang biasa di sapa Faktakalteng.id dengan sebutan Abang Kurik, yang tidak mau fotonya di publikasikan itu, dalam suatu kesempatan yang santai di kediamannya. Sembari minum kopi dan menyantap pisang goreng yang Faktakalteng.id bawa untuk di makan bersama – sama sambil berbincang dan wawancarai. Kamis, 03 Juli 2025 malam.
Abang Kurik, adalah seorang dengan intuisi dan feeling yang kuat dan penilaiannya yang objektif dan balance kepada masing – masing Paslon Cabup – Cawabup Barito Utara. Yang mana, beberapa waktu lalu saat PSU – ke 2, akurasi prediksinya berhasil di kisaran angka 78 persen, serta bang Kurik, memprediksi akan ada dua kali tahapan Pemungutan Suara Barito Utara yang berakhir dengan kedua Paslon GOGO – HELO maupun AGI SAJA sama – sama di Diskualifikasi oleh Majelis Hakim MK dalam putusannya. Beberapa waktu lalu, bang Kurik juga pernah menyampaikan kepada Faktakalteng.id, jika persentase Perilaku Pemilih menurun pada angka 22 – 25 persen saja’ untuk memilih dua Paslon Cabup – Cawabup baru ini yang akan berkontestasi pada PSU ke – 3 pada 06 Agustus 2025 mendatang.
Dan kali ini, bang Kurik juga menyampaikan analisa juga pendapatnya kembali, kepada Faktakalteng.id dengan analisa ilmu tumbuh – tumbuhannya yang di milikinya dan cukup mumpuni, prediksi terkait perilaku pemilih dan persentase partisipasi pemilih yang dinilainya semakin Drop dan menurun drastis sekali.
“Berdasakan penerawangan dan pengamatan saya, beberapa waktu ini semasa kampanye kedua Paslon itu. Baik Paslon 01 atau Paslon 02. Tergambarkan sekali dengan jelas. Jika perilaku pemilih kita, menjelang PSU ke – 3 pada 06 Agustus 2025 mendatang, saya nilai cukup memprihatinkan sekali. Semoga pihak – pihak yang berwenang Penyelenggaraan Pemilu bisa lebih gencar mensosialisasikan agar partisipasi lebih meningkat lagi. Karena di perkirakan partisipasi pemilih saat PSU nanti, hanya pada kisaran angka 18 persen hingga 20,5 persen saja, “Sampai Bang Kurik tersenyum namun serius.
Selanjutnya, Bang Kurik menguraikan, bahwa, “Menurunnya partisipasi pemilih nantinya, di pengaruhi berbagai aspek, diantaranya adalah kurang sinkronnya komunikasi interen di dalam masing – masing tim Pemenangan Paslon, adanya sentimen dan egoisme Tim pemenangan yang merasa ekslusif dan adanya rasa kecewa calon pemilih. Sehingga hal – hal yang terjadi di dalam tim tersebut terdengar keluar ke telinga para Pemilih, yang dapat menimbulkan rasa kurang yakin pemilih dengan hal – hal itu. Dan hal tersebut juga, akan berdampak langsung atau pun tidak langsun mempengaruhi pada popularitas masing – masing Paslon Cabup – Cawabup itu sendiri, “Terangnya.
“Serta masih tingginya rasa ego para Paslon, juga bisa mempengaruhi penilaian pemilih, mereka Paslon masih kaku dan belum natural dalam berkampanye, gestur dan mimik mereka terbaca dan di nilai pemilih, masih belum familiar dan agak kurang merakyat. Gaya kampanye mereka masih belum mengena langsung ke hati nurani masyarakat, agar mau memilih dan mendukung mereka, “Kata bang Kurik menyampaikan pendapatnya.
Apa lagi, masyarakat telah bercermin pada kejadian kecelakaan kasus “Politik uang” yang terjadi pada PSU ke-2 kemarin, tingkat animo masyarakat semakin menurun. Karena tidak ada lagi serangan Fajar’ yang selama ini telah menjadi daya tarik tersendiri setiap Pemilu, baik Pemilihan Eksekutif dan Legislatif, “Bebernya sembari menyeruput kopi dan makan Pisang goreng.
Saya melihat, “Dinamika dan Problematika yang terjadi di dalam masing – masing Tim Paslon sangat kompleks sekali, penuh intrik dan trik yang di mainkan, yang kalau kita sebut polemik itu “Antara ada, dan tiada tetapi terasa” jadi masyarakat pemilih kali ini, sangat menilai dengan serius dan lebih kritis dengan hal – hal yang terjadi. Baik dari perilaku Paslon, juga perilaku Tim pemenangannya dalam menggalang Pemilih, “Sindir bang kurik, senyum – senyum.
“Perilaku tutur kata saat berkampanye Paslon dan tim, serta hubungan sosial, emosianal Paslon selama masa kampanye, masih belum teelalu maksimal dalam mengambil hati para pemilih. Para Paslon dinilai masyarakat masih merasa Ekslusif kurang Humble, dan agak sedikit angkuh itulah yang menjadi penilaian pemilih secara Subjektif sayang saya dengarkan. Hal – hal itulah yang sangat dominan ni mempengaruhi perilaku pemilih dalam menjatuhkan pilihannya saat di dalam bilik nanti. Bagi masyarakat pemilih, harapan masyarakat pemilih tidak saja, hanya di suguhkan manisnya janji – janji politik selama kampanye denga Visi – Misi yang luar biasa bagus, masyarakat pemilih pun menginginkan merasa dihargai oleh Paslon dan Timnya, kelak Paslon yang akan memenangkan PSU adalah Paslon yang bisa mengambil hati masyarakat. Insya allah akan memenangkan PSU Barito Utara, “Ungkap bang Kurik.
“Pemilih menginginkan Paslon yang bisa “menghargai dan memanusiakan manusia” itu adalah Paslon terbaik, menurut masyarakat pemilih. Paslon yang bisa mengambil hati masyarakat serta meyakinkan hati pemilih lah’ yang potensial akan menang. Karena kekuatan Paslon Cabup – Cawabup tergambar dari dalam Paslon dan Tim pemenangan yang solid. Sehingga hal itu menjadi nilai Plus Paslon Cabup – Cawabup, hal yang menjadi perhatian para pemilih, kelak pemilih akan dengan sukarela memberikan dukungan sepenuhnya saat pencoblosan nanti untuk memilih dalam menentukan siapa Pemimpin Barito Utara terbaik, yang sesuai Hati Nurani masyarakat Barito Utara.” Tutup bang Kurik mengakhiri bincang – bincang bersama Faktakalteng.id.(Van).
