Tim SAR ketika mengevakuasi korban tenggelam di sungai Barito, Kalimantan Tengah
FAKTAKALTENG–Upaya pencarian intensif yang dilakukan tim SAR gabungan terhadap dua orang korban yang tenggelam di Sungai Barito, tepatnya di sekitar Dermaga (Jetty) PT Multi Persada Gatra Megah (MPG), Barito Utara, Kalimantan Tengah, akhirnya membuahkan hasil. Keduanya ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada pencarian hari kedua, Senin 6 April 2026.
Kedua korban diketahui bernama Vikma Setiawan (22) anggota Polri dari Dir Shabara Polda Kalteng yang sedang bertugas di Barito Utara dan Aleksandro Brianonggosa (25) seorang ABK warga Desa Rokikole, Kabupaten Sikka, NTT.
Mereka sebelumnya dilaporkan hilang terseret arus sejak Sabtu 4 April 2026 dini hari kemarin, di kawasan operasional perusahaan tersebut akibat terseret arus sungai Barito.
Penyisiran dimulai sejak pagi buta, sekira pukul 06.30 WIB. Operasi ini melibatkan kekuatan penuh dari berbagai unsur, mulai dari pihak personel Polres Barut, Personel Kodim 1013/Mtw, BPBD Barito Utara, Polairud, Disdamkarmat, Dinas Perhubungan, hingga bantuan sukarela dari masyarakat setempat.
”Korban pertama atas nama Vikma Setiawan berhasil ditemukan tim pada pukul 08.31 WIB. Jaraknya kurang lebih 2 kilometer dari lokasi kejadian awal (LKA),” ungkap salah satu personel di lapangan.
Tak berselang lama, tepatnya pukul 09.42 WIB, tim kembali menemukan korban kedua, Aleksandro Brianonggosa. Posisi korban kedua ditemukan lebih dekat, yakni sekitar 500 meter dari titik awal dilaporkan tenggelam.
Dalam operasi ini, tim gabungan mengerahkan berbagai armada air, termasuk speedboat milik Basarnas, BPBD, Polairud, serta perahu-perahu milik warga yang bahu-membahu menyisir aliran Sungai Barito.
Dengan ditemukannya kedua korban, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup. Pihak berwenang menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh unsur yang terlibat atas kerja keras dan sinergi di lapangan hingga seluruh korban berhasil dievakuasi.
Di sisi lain, masyarakat kembali diingatkan untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di sepanjang aliran Sungai Barito, mengingat kondisi arus sungai yang seringkali tidak menentu. (Van)
