FAKTA KALTENG– Maraknya aksi balap liar di Kota Palangka Raya menuai sorotan tajam dari kalangan masyarakat. Aktivis Kalimantan Tengah, Joseph Firman Jaya Waruwu, menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi tersebut yang dinilai semakin mengkhawatirkan. Minggu, 3 Mei 2026
Menurut Joseph, balap liar tidak hanya membahayakan para pelaku, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan lainnya. Selain itu, aktivitas tersebut turut mengganggu ketertiban umum serta kenyamanan warga di ibu kota Provinsi Kalimantan Tengah itu.
Ia mendesak Kapolres Palangka Raya untuk segera mengambil langkah konkret dalam menindak tegas praktik balap liar yang terus berulang. Joseph menilai diperlukan tindakan nyata dan berkelanjutan agar persoalan ini tidak semakin meluas.
Lebih jauh, ia juga menyoroti kinerja Kasatlantas Polresta Palangka Raya yang dianggap belum optimal dalam melakukan penertiban.
Joseph bahkan menyatakan bahwa apabila tidak mampu menjalankan tugas dengan baik, pejabat terkait sebaiknya mempertimbangkan untuk mengundurkan diri sebagai bentuk tanggung jawab.
“Tak hanya aparat kepolisian, Pemerintah Kota Palangka Raya juga diminta untuk turut berperan aktif dalam menangani persoalan ini. Ia menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah daerah dan aparat penegak hukum agar penanganan balap liar dapat berjalan efektif dan berkesinambungan, “harapnya.
Menutup pernyataannya, Joseph menegaskan bahwa balap liar merupakan ancaman serius bagi keselamatan publik. Ia memastikan akan terus mengawal upaya penertiban demi mewujudkan Palangka Raya yang aman, tertib, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.(RWD)

