FAKTA KALTENG – Kepolisian Resor (Polres) Barito Utara terus bergerak cepat mengejar satu terduga pelaku yang tersisa dalam kasus pembunuhan tragis satu keluarga di KM 95, Kecamatan Teweh Timur. Hingga saat ini, tim gabungan masih memburu pria berinisial SPN yang telah resmi masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO).
Kapolres Barito Utara, Singgih Febyanto, melalui Kasat Reskrim AKP Ricky Hermawan menyatakan bahwa pengejaran terhadap SPN dilakukan secara intensif, bahkan penyisiran telah meluas hingga ke luar wilayah Kalimantan Tengah.
Sejauh ini, polisi telah berhasil mengamankan tiga orang tersangka. Namun, pihak penyidik masih melakukan pendalaman materiil untuk memetakan peran masing-masing individu dalam aksi keji tersebut.
“Kami masih mendalami peran tiap tersangka, termasuk mencari tahu siapa aktor intelektual di balik peristiwa ini. Informasi resmi akan kami sampaikan secara lengkap setelah seluruh pelaku tertangkap,” ujar AKP Ricky Hermawan, Rabu (29/4/2024).
Tragedi Berdarah di Perbatasan Peristiwa yang mengguncang warga perbatasan Kalteng–Kaltim ini terjadi pada 19 April 2026. Insiden tersebut memakan lima korban jiwa, yakni:
Cuah (55)
Hasna (40)
Tasya Haulina (17)
David (3)
Ono (50)
Satu orang korban bernama Alfian (40) dilaporkan selamat dari kejadian maut tersebut. Saat ini, Polres Barito Utara bersama Resmob Polda Kalteng fokus mengungkap motif di balik pembunuhan ini dan memastikan tidak ada pelaku yang lolos dari jeratan hukum.(Van)

