Suria Baya : “Karhutla Parah dan Harga BBM Tak Stabil, Masyarakat Barito Utara Kian Tertekan

FAKTA KALTENG — Kondisi masyarakat di Kabupaten Barito Utara, Kalimantan Tengah, saat ini menghadapi tekanan yang tidak ringan. Di tengah dampak kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang berpotensi mengganggu kualitas udara dan aktivitas warga, masyarakat juga harus berhadapan dengan tingginya harga bahan bakar minyak (BBM) yang dinilai belum stabil.

Dan hal tersebut, menjadi perhatian yang serius dari Tokoh Besar masyarakat Dayak Barito Utara, Suria Baya (SBY). Kamis 13 Agustus 2026

Menurut tokoh Dayak yang di segani dan di kenal kritis itu, situasi seperti ini dikhawatirkan semakin membebani masyarakat, khususnya kelompok berpenghasilan rendah, pelaku usaha kecil, petani, nelayan, hingga masyarakat yang sangat bergantung pada kendaraan untuk menunjang aktivitas sehari-hari.

“Dampak Karhutla bukan hanya persoalan lingkungan. Ketika kualitas udara menurun, aktivitas masyarakat ikut terganggu. Pada saat yang sama, kenaikan atau ketidakstabilan harga BBM dapat memicu peningkatan biaya transportasi dan distribusi barang yang pada akhirnya berpengaruh terhadap harga seluruh kebutuhan pokok.
Kondisi ini membutuhkan kehadiran pemerintah dan seluruh pihak terkait secara nyata. Pengawasan terhadap distribusi dan harga BBM harus diperketat untuk mencegah adanya permainan harga, penimbunan maupun praktik distribusi yang merugikan masyarakat, “Urai om SBY sapaan akrab tokoh Dayak tersebut.

Begitu pula dengan penanganan Karhutla. Upaya pencegahan dan penanggulangan harus dilakukan secara tegas, cepat dan terukur. Tidak cukup hanya melakukan pemadaman ketika api sudah membesar, tetapi juga perlu memperkuat patroli, edukasi kepada masyarakat serta penindakan terhadap pihak yang terbukti melakukan pembakaran secara ilegal.

“Masyarakat Barito Utara tentu berharap pemerintah daerah, aparat penegak hukum, instansi teknis, Pertamina dan seluruh pemangku kepentingan dapat mengambil langkah yang nyata, dalam upaya menanggulangi Karhutla di Barito Utara dan juga menyelesaikan ketidak stabilan HET BBM yang terjadi, karena sangat di keluhkan masyarakat Barito Utara, “sampainya kepada Faktakalteng.id

Jangan sampai masyarakat sudah menghadapi ancaman asap Karhutla, kemudian kembali dibebani dengan mahalnya biaya hidup akibat harga BBM yang tidak stabil.

“Dalam situasi seperti ini, ketegasan pemerintah dan seluruh elemen terkait sangat diharapkan agar turun lapangan dan adanya tindakkan. Pengawasan harus hadir di lapangan, kebijakan harus berpihak kepada kepentingan masyarakat, dan setiap dugaan pelanggaran harus ditindak sesuai ketentuan hukum. Masyarakat tidak membutuhkan hanya imbauan janganlah Pemerintah Daerah dan perangkatnya tutup mata dan lamban terkait nasib warga Barito Utara, ” Pintanya.

Masyarakat membutuhkan kepastian, perlindungan dan tindakan nyata dari
Pemerintah Daerah bersama aparat dan pihak terkait yang diharapkan mampu memastikan dua persoalan Karhutla dan stabilitas BBM—tidak berkembang menjadi beban sosial dan ekonomi yang semakin berat bagi masyarakat Barito Utara di tengah situasi seperti ini.(Van)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *